Data Pengguna Diduga Bocor, Ini Tanggapan Bukalapak

 

Data Pengguna Diduga Bocor, Ini Tanggapan Bukalapak

Data Pengguna Diduga Bocor, Ini Tanggapan Bukalapak

Setelah Tokopedia, data pengguna Bukalapak bocor dan disebut- sebut dijual di forum Hacker.

 

Terkait hal itu Bukalapak pun menanggapinya, Rachmat Kaimuddin, CEO Bukalapak melalui pesan singkatnya menjelaskan, ancaman peretasan yang dilakukan oleh pihak – pihak tidak bertanggungjawab terhadap industri teknologi digital selalu ada. Perlu ditegaskan bahwa saat ini data konsumen aman di Bukalapak.

Menurut dia, pada saat ada percobaan peretasan pada tahun 2019, Bukalapak telah menemukan sumbernya dan menguatkan data security, juga terus mengingatkan para pengguna untuk mengambil langkah pengamanan secara berkala termasuk mengganti password, dan menggandakan keamanan di sistem.

“Keamanan user data adalah prioritas kami sehingga dari waktu ke waktu, kami selalu mengimplementasi berbagai upaya demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pengguna Bukalapak serta memastikan data-data pengguna tidak disalahgunakan.” tegas Rachmat.

Menurutnya, saat ini Bukalapak menggunakan sistem perlindungan berlapis saat menerima, menyimpan, dan

mengolah seluruh data pengguna, antara lain:

Saat menerima: Bukalapak menggunakan metode https sehingga data yang masuk tidak mudah diretas.

Saat menyimpan: Bukalapak menerapkan metode perlindungan termutakhir dengan perlindungan berlapis.

“Saat menggunakan dan mengolah, kami memonitor secara ketat, sehingga jejak orang yang mengakses, membaca, mengganti, atau menghapus data terekam secara baik. Untuk data2 yang sensitif seperti KTP, kami simpan di storage khusus dalam periode waktu tertentu yang dapat secara otomatis terhapus untuk melindungi privasi user kami,”tutur Rachmat.

Baca Juga :Bukalapak Beri Gratis Streaming Vidio Bagi Pembeli Prioritas

Namun Rachmat juga menyarankan untuk seluruh pengguna melakukan langkah-langkah pencegahan, yakni

1. Ganti Password Akun Secara Berkala

2. Aktifkan Verifikasi 2 Langkah

3. Lebih Berhati-hati terhadap Phishing

4. Perbarui Data Diri Secara Berkala

5. Amankan Data Finansial

Sumber:

https://t.me/belajarngeblogbareng/37