Gaya Unik Retro yang Bisa Kamu Terapkan

Gaya Unik Retro yang Bisa Kamu Terapkan

Halo untuk kamu yang tertarik dengan gaya retro!

Tidak sabar ingin mengetahui bagaimana cara bergaya retro? Sebelumnya nih Toped mau kasih tahu dulu sekilas, apa gaya retro itu. Retro adalah kata yang berasal dari bahasa Latin, memiliki arti: masa lalu. Busana retro yang mengacu pada gaya pakaian yang ada pada tahun 1940-1980an ini masih sangat diminati oleh banyak orang, lho. Beberapa selebriti luar negeri yang masih menggunakan gaya dari era tersebut adalah Amber Heard, Beyonce Knowles, Zoey Deschanel, Taylor Swift dan Dita Von Teese.

Buat Toppers yang menggemari gaya klasik nan kece ini dan mau menerapkannya untuk busana sehari-hari bisa mencoba hal berikut:

 

Dandanan retro

Dimulai dari rambut, pilihlah gaya yang tidak mengganggu aktivitasmu. Kebanyakan rambut retro wanita yang diminati adalah kolaborasi rambut ikal, tebal dan natural. Beberapa rekomendasi gaya rambut yang bisa kamu pertimbangkan untuk wanita: Fierce Flapper, Old Hollywood Glamour, Bold Bouffant. Sedangkan untuk pria, potongan pendek rapih klimis dengan sentuhan sisir + gel/wax rambut sangat identik dengan gaya retro. Rekomendasi gaya rambut yang dapat dipertimbangkan: model rambut Rockabilly, Mate Side, Slick Back, dan Matte Pompadour.

Untuk make up wanita, kamu bisa mencontoh gaya Taylor Swift yang terkenal dengan red lipsticknya. Sebenarnya red lipstick ini adalah trik favorit para bintang-bintang film Hollywood dalam mengambil pusat perhatian penonton dengan fokus pada bibirnya yang merah. Kalau kamu merasa kurang cocok dengan red lipstick, kamu bisa mencontoh gaya Adele yang meminjam beberapa elemen khas retro: bulu mata fluttery, eyeliner tebal dan muted pink lipstick.

Busana retro

Warna-warna cerah dan berani adalah salah satu ciri khas busana retro yang membuat pemakainya merasa lebih bebas, ceria, gemerlap. Jaket kulit, bell bottom jeans, kain dengan cetakan psychedelic, polkadot, umumnya adalah pakaian retro yang unisex, dimana pria maupun wanita memakai pakaian serupa. Kamu bisa mencoba mengenakan rok/gaun dengan motif polkadot, celana model daisy duke + kemeja putih. Untuk pria, kenakan celana jeans boys cut yang dilipat ujungnya dipadukan dengan kemeja lengan pendek serta vest bahan rajut bermotif wajik. Supaya gaya retro yang ingin kamu ikuti tidak terkesan terlalu jadul, buatlah kombinasi mix and match sendiri di rumah, memadukan pakaian yang sedang tren sekarang dengan pakaian retro kamu adalah hal yang patut dicoba. Coba juga deh iseng kamu bongkar koleksi pakaian lama orangtua kamu. Selain bisa memakai baju mereka, siapa tahu kamu bisa menemukan gaya mama papa kamu yang ternyata kece abis waktu mereka muda. 😀

Aksesoris pendukung retro

Nah untuk aksesoris gaya retro sangat beragam. Mulai dari topi, kacamata, sabuk, kalung, gelang, sepatu, banyak deh! Untuk memilih topi dan sepatu, Toped sarankan memilih warna yang tidak terlalu terang seperti hitam, coklat dan merah karena baju retro sudah berwarna-warni. Buat Toppers yang berkendara motor, ada juga aksesoris kepala yaitu helm retro yang cocok dipakai untuk melengkapi gaya retro kamu sambil mengendarai motor. Untuk kalung dan gelang kamu bebas bereksperimen! Buat sendiri dengan warna-warni yang ngejreng dan ‘menumpuk’. Kacamata dengan frame bulat, mata kucing adalah kacamata khas retro.

Tips bergaya retro sehari-hari
Kira-kira gaya retro seperti itulah yang bisa kamu kenakan sehari-hari. Memang bisa dibilang kalau tren fashion itu mengalami siklus memutar. Mungkin ada kalanya kamu merasa bosan dengan tren fashion modern dan ingin mengubahnya ke tren masa lalu.

Sumber : https://how.co.id