Kopertis : Unidar Tidak Sehat Untuk Proses Akademik

Kopertis Unidar Tidak Sehat Untuk Proses Akademik

Pelantikan Dr. Farida Mony sebagai Pelaksana Tugas (Plt) rektor Universitas Darussalam

(Unidar), mengakibatkan adanya dualisme kepemimpinan di universitas tersebut dan berdampak pada proses akademik Unidar yang tidak sehat.

Koordinator kopertis wilayah XII Maluku Zainudin Notanubun lewat saluran telefon kepada media ini di Ambon, Senin (29/6) mengatakan, kewenangan penentuan siapa yang nantinya menjadi rekor merupakan kewenangan penuh yayasan. Hanya saja dalam tubuh Unidar terdapat dualisme baik itu untuk yayasan maupun Unidar sendiri dan ini yang menjadi persoalan.

“Seharusnya kedua pihak harus berupaya untuk menghindari terjadinya dualisme

dalam kepemimpinan di Unidar, apabila terjadi dualisme maka perguruan tinggi (PT) tersebut dinyatakan tidak sehat, karena apabila PT tidak sehat tetap akan berimbas pada tenaga dosen yang mengajar di PTS tersebut maupun kepada mahasiswa yang menuntut ilmu di Unidar sendiri,” katanya.

Menurut Notanubun, Kopertis tidak punya hak untuk mengatakan Plt rekor, tapi belum ada kesepakatan untuk pelantikan plt rektor, karena saat kedua belah pihak, baik itu yayasan pendidikan dan juga yayasan Darussalam untuk duduk bersama terkait proses pelantikan Plt rektor.

“ Tidak ada tanggapan apapun dari kedua belah pihak tapi ada kewenangan kopertis

untuk mendamaikan kedua belah pihak dan itu dilakukan untuk menyelamatkan Unidar dan bukan universitasnya tapi menyelamatkan mahasiswa yang menuntut ilmu di Unidar,”ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya pelantikan Plt Rektor Unidar Dr. Farida Mony sama sekali tidak disertai dengan surat terima dari rektor kepada Plt rektor, sehingga pihak kopertis mengambil jalan tengah untuk tidak menghadiri proses pelantikan tersebut.

Ditambahkan persoalan yang mendera Unidar akan juga disisipkan oleh kopertis wilayah XII dalam pertemuan antara koordinator kopertis seluruh Indonesia dengan Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) sehingga akan ada solusi untuk terselesainya dualisme kepemimpinan di Unidar apalagi yang akan menjadi korban yakni para tenaga pengajar dan mahasiswa.

 

Baca Juga :