LKS-SMK 2016 Gunakan Program Keluarga Sebangsa

LKS-SMK 2016 Gunakan Program Keluarga Sebangsa

Lomba Kompetensi Siswa SMK (LKS-SMK) dan Pameran Unggulan Hasil Karya Siswa

yang digelar pada 22-28 Mei 2016 di Malang ini menggunakan program “Keluarga Sebangsa”. Program Keluarga Sebangsa maksudnya yaitu peserta LKS dan Pameran, tinggal di rumah warga bersama dengan guru pembimbingnya. Program tersebut memang baru dipakai untuk Lomba LKS-SMK tahun ini.

“Ya, ini pertama kali, inisiatif baru ‘Keluarga Sebangsa’ dilaksanakan. Anak-anak ini

selama berada di kota Malang tinggal bersama keluarga sebangsa. Mereka berasal dari daerah yang berbeda-beda: Aceh, Palembang, Kalimantan, Papua. Tapi mereka bisa tinggal dengan warga Malang sebagai keluarga sebangsa. Ini penting untuk membangun kesadaran mereka, juga keluarga yang ditempati, bahwa kita ini memang beragam, bhinneka,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, dalam siaran pers beberapa waktu lalu.

Anies Baswedan mengungkapkan, program Keluarga Sebangsa bertujuan agar anak

yang mengikuti kegiatan mendapatkan kesempatan menjadi bangsa yang heterogen. Ia juga berharap, nantinya mereka minimal mendapatkan teman baru. Selain itu, mereka mendapatkan keluarga baru.

Salah seorang siswa yang tinggal di rumah warga di kawasan Lesanpuro, Malang, Jawa Timur, merasa senang mendapatkan kesempatan tinggal dan berbaur di rumah warga setempat. “Baik, baik banget. Ibu ini baik. Dikasih fasilitasnya juga enak-enak,” ujar peserta lomba Bidang Visual Merchandising dari SMKN 8 Jakarta, Nabila Fauziah.

 

Baca Juga :