Pendekatan Siklus Transaksi ke Audit

Pendekatan Siklus Transaksi ke Audit

Pendekatan Siklus Transaksi ke Audit

Survei proses transaksi telah diorientasikan kepada pendekatan siklus. Pendekatan siklus perlu dalam auditing. Dengan pengujian kendali dalam suatu proses lengkap, auditor memperoleh suatu pemahaman lebih besar dari struktur pengendalian intern.
Proses Auditing
Lima tahap suatu audit keuangan adalah meliputi: perencanaan audit, persiapan penilaian struktur pengendalian internal, pengujian tahap pengendalian dari audit, tahap pengujian substantif dari audit, dan pelaporan audit.
Pendekatan dan Teknik Auditing Berbasis-Komputer 
Teknik spesifik hanya dapat diterapkan untuk sistem informasi yang mengotomatiskan pengolahan transaksi. Walaupun tidak ada audit tunggal yang akan mempekerjakan semua teknik orientasi komputer untuk diuji, oleh karena berhubungan dengan biaya-biaya yang berlebihan, masing-masing teknik dapat mendukung dalam pengujian pengendalian dan pengujian substantif. Bagaimanapun pengujian ini tidak menggantikan penggunaan sistem flowchart, diagram arus data, dan daftar pertanyaan dalam meninjau ulang struktur pengawasan intern. Ketiga teknik orientasi komputer yang diuji adalah Auditing Around Computer (auditing disekitar komputer), Auditing Through The Computer (auditing melalui komputer), dan Auditing With The Computer (auditing dengan komputer. Baik auditor internal ataupun eksternal dapat menggunakan teknik ini.
Auditing Around Computer (Auditing di Sekitar Komputer)
Pendekatan auditing around computer merupakan suatu metode data non-processing. Auditor tidak menyiapkan simulasi transaksi atau penggunaan file klien riil untuk memproses dengan program komputer klien. Pendekatan auditing di sekitar komputer adalah pantas apabila tiga kondisi-kondisi dibawah ini dipenuhi :
  1. Jejak audit lengkap dan kelihatan. Merupakan dokumen sumber yang digunakan untuk semua transaksi, merinci jurnal yang dicetak, dan acuan transaksi yang dipindahkan dari jurnal ke buku besar dan ringkasan laporan.
  2. Pengolahan operasi secara langsung,  tidak diperumit, dan volume rendah.
  3. Dokumentasi lengkap, seperti diagram arus data dan sistem flowcharts, tersedia untuk auditor.
Auditing Through The Computer  (Auditing melalui Komputer)
Alternatif pendekatan ini akan membuka “kotak hitam” dan secara langsung berfokus kepada tahap-tahap proses data, edit pemeriksaan dan program pemeriksaan. Jika diasumsikan bahwa proses program data dapat memperkuat dan mampu menggabungkan program pemeriksaan, kesalahan dan ketidakpastian maka data yang dihasilkan layak dapat diterima dan diandalkan.
Audit pendekatan melalui komputer ini dapat diterapkan pada proses komputer secara otomatis dan kompleks, fakta utama yang mendukung proses dilakukan secara langsung dan tepat waktu agar jejak audit mudah untuk dilacak.