Table of Contents

PENGUKURAN PERANGKAT LUNAK

 

PENGUKURAN PERANGKAT LUNAK

Pengukuran langsung dari proses rekayasa perangkat lunak menyangkut biaya dan usaha yang diaperangkat lunakikasikan. Pengukuran langsung dari produk menyangkut deretan kode (LOC) yang diproduksi, kecepatan eksekusi, ukuran memori, dan cacat yang dilaporkan pada sejumlah periode waktu. Pengukuran tidak langsung dari produk menyangkut fungsionalitas, kualitas, komperangkat lunakeksitas, efisiensi, reliabilitas, kemampuan pemeliharaan, dsb.

 

Metrik Size-Oriented

Metrik perangkat lunak size-oriented ditarik dengan normalisasi kualitas dan atau pengukuran produktivitas dengan mempertimbangkan ukuran perangkat lunak yang dihasilkan.

ProyekLOCUsahaDolarHalamanKesalahanCacatManusia
Alpha12,10024168365134293
Beta27,200624401224321865
Gamma20,200433141050256646

Untuk mengembangkan metrik yang dapat diasimilasi dengan metrik yang sama dari proyek yang lain, kita memilih sederetan kode sebagai nilai normalisasi. Dari data yang belum sempurna yang ada pada tabel, dapat dikembangkan serangkaian metrik size-oriented yang sederhana untuk setiap proyek:

– kesalahan(error) per KLOC(Kilo Line Per Code),

– $ perLOC cacat (defect) per KLOC,

– halaman dokumentasi per KLOC.

Metrik menarik lain yang dapat dihitung:

– Kesalahan/person-month,

– LOC per person-month,

– $/halaman dokumentasi.

Metrik Function-Oriented

Metric perangkat lunak function-oriented menggunakan sebuah pengukuran fungsionalitas yang disampaikan oleh aperangkat lunakikasi sebagai suatu nilai normalisasi. Function point ditarik dengan menggunakan sebuah hubungan empiris berdasarkan pengukuran langsung domain informasi perangkat lunak yang dapat dihitung serta perkiraan kompleksitas perangkat lunak.

Parameter pengukuranJumlahSederhanaRata-rataKompleksFaktor Pembobotan
Jumlah input pemakai*346=
Jumlah output pemakai*457=
Jumlah penyelidikan pemakai*346=
Jumlah file*71015=
Jumlah interface internal*6710=
Total

Penghitungan metrik function point

– Jumlah input pemakai. Setiap input pemakai yang memberikan data yang berorientasi pada aperangkat lunakikasi yang jelas pada perangkat lunak dihitung. Input ini harus dibedakan dari penelitian yang dihitung secara terpisah.

– Jumlah output pemakai. Setiap output pemakai yang memberikan informasi yang berorientasi pada aperangkat lunakikasi kepada pemakai dihitung. Pada konteks ini output mengacu pada laporan, layar, tampilan kesalahan, dsb. Jenis data individual pada sebuah laporan tidak dihitung secara terpisah.

– Jumlah penyelidikan pemakai. Sebuah penyelidikan didefinisikan sebagai input on-line yang mengakibatkan munculnya beberapa respon perangkat lunak yang cepat dalam bentuk sebuah output on-line. Setiap penyelidikan yang jelas dihitung.

– Jumlah file. Setiap file master logika (yaitu pengelompokan data secara logis yang menjadi suatu bagian dari sebuah database yang besar atau sebuah file yang terpisah) dihitung.

– Jumlah interface eksternal. Semua interface yang dapat dibaca oleh mesin yang digunakan untuk memindahkan informas ke sistem yang lain dihitung.

Untuk menghitung functon points dipakai hubungan sbb:

FP = jumlah total * [0.65 + 0.01 * Fi]

0 1 2 3 4 5

Dimana Fi merupakan respon pada pertanyaan-pertanyaan dibawah dengan skala 0-5:

  1. Apakah sistem membutuhkan backup dan recovery yang reliable?
  2. Apakah komunikasi data dibutuhkan?
  3. Apakah fungsi pemrosesan didistribusikan?
  4. Apakah kinerja penting?
  5. Apakah sistem akan berjalan pada lingkungan operasional yang sudah ada yang paling banyak digunakan?
  6. Apakah sistem membutuhkan entry data online?
  7. Apakah entry data online membutuhkan ada transaksi input terhadap layar atau operasi ganda?